Archive for Puisiku

Cinta

akad-nikah

Kau cinta yang tak pernah terurus oleh sentuhan tanggung jawab
Kau pilu dan peluh yang tak terusap tangan dan belaian
Kau luka yang dibiarkan kering dan membeku
Kau bagai hamparan mutiara di pasir olahan jalan coran
Kau bagai rumput hijau terinjak kotoran

Luka dan terhina,
Terkucil dan terbungkus sia sia
Sungguh keberadaanmu sempurna
Segeralah sadar wahai dinda

Kalungkan lencana berharga
Kau istimewa
Duduklah anggun dan mempesona
Pilihlah lelaki sejati dan bijaksana
Biar ia meletakkan mahkota untuk selamanya
Biarkan ia mencium kening dan memeluk mesra

Balut tubuhmu dengan hijab sempurna
Tutup perhiasanmu seadanya
Jaga kulitmu dari sentuhan haram dan tak berguna
Tunggulah imam mu pulang dengan senyuman terindahnya
“Sayang kau menjadi istriku seutuhnya” gumamnya..